SEKILAS PULAU MAUPORA

 

Posisi P. Maupora dilikat dari sisi Utara

 

sisi Selatan

 

“Batu Timbul” sebelah selatan pulau.

Pulau Maupora

   

Sisi Barat

Sisi Timur

   
Gambaran Umum Pulau Maupora

Pulau Maupora terletak pada posisi 127035” - 12703900” LS dan 7033’00 – 7037355” BT merupakan pulau karang dengan luas daratan + 10.489,6 Km2 yang didominasi oleh komunitas padang lamun yang memanjang dari utara ke selatan pulau dan terumbu karang yang tumbuh sepanjang pesisir pulau. Pesisir barat pulau didominasi hamparan pasir putih dengan panjang + 3 Km. Secara sepintas Pulau Maupora merupakan pulau kering dengan penutupan lahan 50% umumnya cemara, semak dan pada daerah puncak pegunungan ditumbuhi pohon cendana (Santalum Albun).

 
Sarana Perekonomian
Sarana perekonomian yang tersedia dalam memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat diantaranya toko sebanyak 1 buah dan kios sebanyak 10 buah. Sarana transportasi lokal berupa motor TS sebanyak 6 buah dan perahu ketinting sebanyak 10 buah. Kedua alat transportasi tersebut juga digunakan untuk berkebun, menangkap ikan, kepiting kenari, teripang, menyelam lola dan batu laga serta untuk mencari telur penyu
 
Sosial Budaya

Tradisi dan adat istiadat yang senantiasa tampak adalah upacara pelantikan raja, sasi adat negeri, pembersihan negeri, penyambutan tamu, upacara perkawinan, sejarah negeri dan adat kebiasaan lainnya.

Kesan budaya yang sangat melekat pada masyarakat Selatan Daya atau masyarakat yang menempati pulau-pualau Damer, Tepa, Selwaru, Leti, Moa, Lakor, Romang, Kisar dan Werat terhadap Pulau Maupora adalah pulau ini dianggap sebagai pulau keramat karena di Selatan pulau ini terdapat sebuah Gosong Karang yang diberi nama Batu Timbul atau bahasa daerah setempat disebut Watupalpiali dengan luas + 50 x 23m yang diyakini sebagai pusat kegiatan pesta bulan mati dan purnama alam gaib penganut ilmu hitam sedunia (black magic). Pesta ini merupakan suatu pertemuan penganut ilmu hitam sedunia yang dipimpin oleh seorang raja  yang duduk dikursi emas.

Batu timbul (Watupalpiali) istana megah ini terdiri dari tiga bagian (hanya bisa dilihat oleh orang-orang yang memiliki ilmu hitam) yakni :

·          Bagian tengah tempat raja memimpin persidangan dimana terdapat kursi kerajaan.

·          Bagian depan merupakan tempat persidangan.

·          Bagian belakang merupakan tempat pembantian dan dapur tempat masak.